Kemasan Melepuh

Sep 01, 2025 Tinggalkan pesan

Apa itu Kemasan Blister?

Kemasan melepuh adalah jenis kemasan plastik{0}}yang digunakan untuk barang konsumsi, makanan, dan obat-obatan. Ini terdiri dari dua komponen utama:

Rongga atau Kantong ("Blister"):Terbuat dari lembaran plastik transparan yang diberi thermoformed untuk menahan produk dengan aman.

Bahan Pendukung:Tutup yang tertutup rapat, biasanya terbuat dari kertas karton, foil, atau plastik, yang membungkus produk di dalam rongga lepuh.

Produk terlihat dan terlindungi di dalam lepuh, dan bagian belakangnya sering kali dicetak dengan informasi produk, merek, dan petunjuk penggunaan.


Komponen & Bahan Utama

1. Blister (Pembentuk Film)

Bahan:

PVC (Polivinil Klorida):Opsi yang paling umum dan-hemat biaya. Menawarkan kejelasan dan kekakuan yang baik. Namun, bahan ini mempunyai sifat penghalang yang buruk terhadap kelembaban dan oksigen dan masalah lingkungan telah mengurangi penggunaannya.

PVDC-dilapisi PVC:PVC dilapisi dengan Polivinilidena Klorida untuk secara signifikan meningkatkan sifat penghalangnya terhadap kelembapan dan oksigen, sehingga cocok untuk obat-obatan yang-sensitif terhadap kelembapan.

Aclar (Poliklorotrifluoroetilen - PCTFE):Memberikan penghalang kelembaban yang luar biasa, lebih unggul dari PVDC. Digunakan untuk obat-obatan dan elektronik yang sangat sensitif.

PET (Polyethylene Terephthalate) & PETG (Glikol-PET yang dimodifikasi):Menawarkan kejernihan, kekakuan, dan ketahanan kimia yang luar biasa. PETG lebih mudah untuk thermoform. Mereka lebih ramah lingkungan dibandingkan PVC.

PP (Polipropilena):Penghalang kelembaban yang baik dan ketahanan terhadap bahan kimia. Ini adalah pilihan populer untuk kemasan "push-through" karena fleksibilitasnya.

PE (Polietilen) & APET (PET Amorf):Juga digunakan untuk aplikasi tertentu.

2. Tutup (Bahan Penutup)

Bahan:

Karton:Sering digunakan untuk kemasan gaya "clamshell" atau di mana produk tidak didorong melainkan dirobek.

Foil:Biasanya aluminium foil. Standar untuk kemasan blister farmasi "push-through". Foil hampir selalu dilapisi dengan pernis segel panas-di satu sisi untuk merekatkan ke lepuh dan dicetak di sisi lainnya.

Film yang Dapat Dikupas:Laminasi multi-lapisan kertas, plastik, dan foil yang memungkinkan konsumen membuka kemasan dengan mudah.


Proses Manufaktur

Pembuatan kemasan blister adalah-proses otomatis berkecepatan tinggi dengan empat tahap utama:

Pembentukan termal:Gulungan film plastik dimasukkan ke dalam mesin dan dipanaskan hingga lentur. Kemudian dibentuk-vakum atau diberi tekanan-di atas cetakan (perkakas) untuk membuat rongga tertentu (lepuh) yang akan menampung produk.

Pemuatan Produk:Produk ditempatkan secara otomatis atau manual ke dalam lepuh yang terbentuk.

Penutup & Penyegelan:Bahan penutup (misalnya foil) ditempatkan di atas lembaran melepuh yang telah diisi. Pelat yang dipanaskan memberikan tekanan dan panas untuk menutup penutup flensa rongga lepuh, sehingga menciptakan segel kedap udara.

Mati-Pemotongan & Pemangkasan:Lembaran besar yang tersegel tersebut kemudian dipotong-ke dalam kemasan blister atau potongan kemasan. Bahan berlebih (kerangka) dipangkas dan didaur ulang.


Jenis Paket Blister

Lepuh Segel Wajah:Kartu lepuh dicetak, dan lepuh bening disegel langsung pada permukaan cetakan. Umum untuk-perangkat keras dan mainan berbiaya rendah.

Perangkap Blister (atau Clamshell):Lepuhnya tertutup rapatsekitarproduk dan kartu yang dicetak, sehingga "menjebak" kartu di belakang produk. Ini memberikan lebih banyak ruang untuk grafik dan informasi. Sangat umum untuk barang ritel.

Lepuh Geser:Produk ditempatkan pada kartu, dan lepuh disegel di atasnya. Seluruh unit kemudian ditempatkan di dalam selongsong, sehingga produk dapat dimasukkan dan dikeluarkan.

Penuh-Lepuh pada Wajah:Lepuh menutupi hampir seluruh bagian depan kartu, memaksimalkan visibilitas produk.