1. Kesulitan teknis dalam transplantasi tajuk penuh pada bibit hutan besar
Penanaman bibit hijau secara konvensional memerlukan pemangkasan dan pencabutan tajuk, jika tidak maka akan sulit bagi bibit tersebut untuk bertahan hidup. Teknologi budidaya bibit cepat pengendalian akar menggunakan wadah semai yang dirancang khusus untuk mengontrol pertumbuhan sistem perakaran utama, mendorong pertumbuhan cepat akar kapiler, dan membentuk sistem akar serabut yang berkembang tebal dan pendek, dengan jumlah banyak dan nutrisi akar yang cukup. . Pohonnya tumbuh subur dan dapat dipindahkan tanpa perlu mencabut bibit, menutup akar, memotong kepala, memotong cabang, atau membuang daun. Hutan ini sepenuhnya mampu memindahkan bibit besar dari tajuk dan dikenal sebagai hutan bergerak.
2. Tantangan teknis terhadap tingkat kelangsungan hidup
Wadah pengontrol akar yang dirancang secara unik tidak hanya memiliki sirkulasi udara yang baik, tetapi juga memiliki efek unik dalam mencegah busuk akar dan belitan akar utama. Dengan fungsi ganda substrat khusus pengontrol akar, kondisi air dan pupuk yang diperlukan untuk bibit terkontrol dengan baik. Wadah pengontrol akar mudah dibongkar dan tidak merusak akar pada saat pencangkokan, sehingga tingkat kelangsungan hidup pencangkokan dapat mencapai 100%. Terlebih lagi, biaya pengelolaan nantinya dapat ditekan sebesar 50-70%.
3. Tantangan teknis dalam transplantasi di semua musim
Bibit yang dibudidayakan dengan teknologi ini tidak bertunas, tidak merusak akar, tidak kehilangan air, mempunyai wadah pengendali akar yang dapat dilepas, lebih mudah diangkut dan dimuat jauh, disimpan dan memudahkan, serta dapat dipindahkan sepanjang tahun dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. kecepatan.
4. Memecahkan tantangan teknis dalam pembaruan kebun yang cepat
Pembaruan kebun memerlukan waktu minimal 5 tahun. Dengan menggunakan teknologi pembibitan kontrol akar, bibit dapat ditanam pada lahan tidur. Dalam waktu 2-3 tahun, diameter tanah bibit bisa mencapai sekitar 4 sentimeter dan diameter tajuk bisa mencapai lebih dari 1 meter. Mereka sudah bisa berbunga dan berbuah dalam jumlah kecil. Saat tanam, akarnya tidak akan rusak atau bibitnya tidak akan diganti. Tahun berikutnya, buah-buahan bisa dihasilkan dalam jumlah besar. Hal ini memastikan bahwa pendapatan petani buah-buahan tidak berkurang selama masa pembaruan kebun, sekaligus memastikan bahwa varietas bibitnya murni dan benar.
Teknologi Budidaya Bibit Cepat Pengendalian Akar
Sep 06, 2024
Tinggalkan pesan






